
Langit yang Tak Pernah Padam
par Adit
Ce qui accroche: Di desa yang sedang dilanda wabah layu akar, Naru menemukan satu-satunya harapan dalam pola aneh pada cangkang Kura-kura Langit suci—sebuah kode kuno untuk menumbuhkan tanaman di tanah mati. Namun, Dewan Totem, aliansi roh-hewan penguasa,…
930
lectures humaines
0
j'aime
0
commentaires
0
sauvegardes
Synopsis
Di desa yang sedang dilanda wabah layu akar, Naru menemukan satu-satunya harapan dalam pola aneh pada cangkang Kura-kura Langit suci—sebuah kode kuno untuk menumbuhkan tanaman di tanah mati. Namun, Dewan Totem, aliansi roh-hewan penguasa, memandang penemuan ini bukan sebagai anugerah, melainkan alat kendali untuk menguasai kerajaan manusia. Naru kini dihadapkan pada dilema berat: menyerahkan kodenya pada para birokrat roh yang dingin, atau membagikannya ke kampung-kampung miskin dengan risiko memicu perang melawan langit. Sebuah kisah fantasi yang menggetahkan tentang keberanian mempertanyakan otoritas demi kemaslahatan bersama.
Terminée · 10 chapitres prêts
Pourquoi ça peut vous happer
Une prémisse nette, une promesse émotionnelle claire et assez de chapitres pour dire “encore un”.
Écho lecteur
930 écho lecteur
Voix des lecteurs
Likes, sauvegardes et commentaires font remonter les histoires qui accrochent vraiment.
Avant-goût
Dingin. Air danau pagi ini tidak sekadar menyegarkan, melainkan menggigilkan tulang, menusuk hingga ke sumsum seperti ribuan jarum es yang halus dan tak terlihat. Naru berdiri setengah tenggelam di pinggir kolam suci, celana pendek compang-campingnya basah kuyup berat, menyerap bobot seluruh duka yang seolah tersimpan di dasar perairan ini. Jari-jarinya merayap kasar di permukaan cangkang batu raksasa itu,…Essayer le premier chapitre
Étagère de l’auteur
Adit
Suivez la voix derrière l’histoire et découvrez ses autres mondes.
Votre liste de lecture
Sauvegardez les histoires avant que le chapitre suivant vole votre soirée.
“Si la première page vous tient, gardez cette histoire ouverte.”
Chapitres (10)
Commentaires
Veuillez vous connecter pour laisser un commentaire.se connecter
Pas encore de commentaires. Soyez le premier à partager vos pensées !