Pembunuh di Cermin

Pembunuh di Cermin

by 悟雅懿

What pulls you in: Lu Chenzhou, yang pernah dijuluki jenius di dunia penyelidikan kriminal, harus mendekam di penjara selama sepuluh tahun akibat tuduhan palsu dalam kasus pembunuhan politik yang dirancang secara cermat. Pada hari ia bebas dari hukuman, yang…

📚 Crime/Detective✅ Completed📖 99 chapters
Novel DetektifMisteri dan DeduksiMisteri KriminalPsikologi MisteriDeduksi Aliran Sosial

6.2K

human reads

0

likes

0

comments

0

saves

Synopsis

Lu Chenzhou, yang pernah dijuluki jenius di dunia penyelidikan kriminal, harus mendekam di penjara selama sepuluh tahun akibat tuduhan palsu dalam kasus pembunuhan politik yang dirancang secara cermat. Pada hari ia bebas dari hukuman, yang menunggunya bukanlah kebebasan, melainkan keluarga berpengaruh Zhou yang dulu mengirimnya ke balik jeruji besi. Sebuah kasus kematian misterius terjadi—penerus keluarga Zhou tewas secara mendadak, dengan petunjuk di TKP mengarah ke dalam lingkaran keluarga itu sendiri. Sebagai syarat untuk 'kebebasan', Lu Chenzhou terpaksa menandatangani kontrak untuk memburu pelaku sejati bagi musuhnya. Di permukaan, ia tenang bagaikan instrumen presisi, mengurai setiap detail berdarah; namun di dalam hatinya, kobaran api yang terpendam selama satu dekade terus membara. Setiap langkah dalam penyelidikan bagaikan menari di atas mata pisau: Di bawah pengawasan ketat keluarga Zhou, ia harus menggunakan bukti-bukti di TKP untuk secara diam-diam menyusun kembali kebenaran kasus palsunya dulu. Ia harus bekerja bagi musuhnya sambil diam-diam mengumpulkan bukti pembebasan dirinya. Dan yang lebih penting, ia harus selalu waspada—bahwa otak di balik 'pengakuan palsu' yang menimpanya mungkin bersembunyi di balik bayang-bayang keluarga Zhou, mengawasinya dengan dingin. Ketika keadilan pribadi berseberangan dengan prosedur hukum, dan proses merekonstruksi kebenaran mulai membentuk kembali dirinya sendiri, akankah Lu Chenzhou mampu melihat wajah sang pembunuh di cermin, sekaligus menyadari kemanusiaannya yang belum sepenuhnya terkikis?

Complete · 99 chapters ready

Why it may hook you

A sharp premise, a clear emotional promise, and enough chapters to make “one more” dangerous.

Reader buzz

6.2K reader buzz

Reader voices

Likes, saves, and comments help the stories with real pull rise above the noise.

Opening taste

Pintu besi menutup di belakangnya, suara benturannya berat, membawa nada sengau dari gesekan logam berkarat yang saling menggores. Angin menerobos masuk ke tenggorokannya, membuat napasnya tersedak. Bukan angin seperti di penjara yang kental dengan bau disinfektan dan apek, angin yang mati suri. Angin ini luas, dingin, membawa gemuruh samar dari kota yang jauh. Kerah kasar baju tahanan menggosok lapisan kapalan…
Try the first chapter

Author shelf

悟雅懿

Follow the voice behind the story and discover more worlds by the same creator.

Build your reading list

Save stories you want to return to before the next chapter steals your evening.

If the first page catches you, this is the one to keep open.

Chapters (99)

1Bab 1: Kertas Usang
2Bab 2: Jejaring Laba-Laba Mulai Terlihat
3Bab 3: Perangkap untuk Chenzhou
4Bab 4: Sandi pada Serat Kayu
5Bab 5: Catatan Arus Bawah
6Bab 6: Mengintip Kebenaran di Balik Layar
7Bab 7: Pertemuan Kebetulan di Atas Kawat Baja
8Bab 8: Bayangan Gedung Tua
9Bab 9: Cahaya Retakan
10Bab 10: Jejak dalam Debu
11Bab 11: Cahaya Samar di Celah Debu
12Bab 12: Jejak Darah yang Membingungkan
13Bab 13: Tinta Belum Kering Menuju Tempat Eksekusi
14Bab 14: Hangat Abu
15Bab 15: Kotak Berkarat di Malam yang Tergantung, Jejak Tinta Menarik Mata Pisau
16Bab 16: Rahasia di Balik Lampu Malam
17Bab 17: Kotak Besi, Lorong Gelap, Mengejar Bayangan
18Bab 18: Serpihan Es di Tenggorokan, Bukti Palsu Seperti Bidak Catur
19Bab 19: Pedang Darah di Gang Gelap
20Bab 20: Aroma Teh di Ruangan Gelap
21Bab 21: Uji Ketajaman di Kegelapan Malam
22Bab 22: Bayangan Bagai Lebah, Mengintai dalam Sunyi
23Bab 23: Sisa Kehangatan Merpati Abu-Abu
24Bab 24: Menyelinap dalam Bayang-Bayang
25Bab 25: Bulan Dingin Seperti Pisau, Misteri Pabrik Lama
26Bab 26: Bayangan Rahasia Kotak Besi, Fajar di Tali yang Tegang
27Bab 27: Menghadiri Janji dengan Topeng, Bayangan Gelap Muncul
28Chapter 28
29Bab 29: Jejak Tersembunyi di Balik Debu
30Bab 30: Pinggiran Memori
31Bab 31: Jejak di Kegelapan Malam
32Bab 32: Cahaya Asap di Malam Hari
33Bab 33: Permainan Catur Kuning, Ujian Pisau Beku
34Bab 34: Mata yang Mengintai dari Celah
35Bab 35: Jejak dalam Arsip Lama
36Bab 36: Bayangan Jarum di Dasar Jurang
37Bab 37: Garis Abu-abu
38Bab 38: Umpan dan Kail
39Bab 39: Mencari Jejak di Gang Gelap
40Bab 40: Gembok Karat dan Guntur
41Bab 41: Melompat dari Jurang
42Bab 42: Umpan dan Kail
43Bab 43: Belalang di Lorong Gelap, Burung Pipit di Bawah Lampu Terang
44Bab 44: Bukti Tinta yang Tak Terbantahkan
45Bab 45: Mengalihkan Perhatian
46Bab 46: Kotak Sunyi Berdarah, Tirai Air Pecahkan Jalan
47Bab 47: Jejak Lumpur Membuka Jalan
48Bab 48: Tanda Tangan di Tengah Abu
49Bab 49: Pecahan Lampu dan Senapan Dingin
50Bab 50: Empat Belas Detik Darah dan Guntur
51Bab 51: Embun Beku Pecahkan Situasi, Kabut Hijau Cekik Tenggorokan
52Bab 52: Petir di Kamar Gelap, Langkah Tersembunyi dalam Situasi Buntu
53Bab 53: Jejak Petir Lama
54Bab 54: Sidik Jari dan Gema
55Bab 55: Tanda Tangan Pengkhianatan
56Bab 56: Es Tipis Menutupi Wajah, Mata Sumur Mengintip Hati
57Bab 57: Bayangan Tinta di Kedalaman
58Bab 58: Awan Laba-Laba yang Tersembunyi
59Bab 59: Utang Lama di Dalam Karat
60Bab 60: Api dan Sangkar
61Bab 61: Penempaan dalam Sel Tahanan
62Bab 62: Pengepungan Tiga Pihak
63Bab 63: Arus Tersembunyi
64Bab 64: Sisa Malam
65Bab 65: Pesan Rahasia dari Es
66Bab 66: Arus Bawah Mencekik
67Bab 67: Aliran Tersembunyi di Balik Layar Beku
68Bab 68: Tarikan Magnet yang Sunyi
69Bab 69: Perburuan Sunyi
70Bab 70: Jejak dalam Cahaya Redup
71Bab 71: Cahaya dalam Kegelapan
72Bab 72: Tulang Berkarat, Lentera Menyala
73Bab 73: Sandi di Tangki Air
74Bab 74: Kunci dalam Gas Beracun
75Bab 75: Gerbang Pecah
76Bab 76: Pengintai di Kegelapan
77Bab 77: Jalan Lama
78Bab 78: Menyambut Tamu di Jurang Gelap
79Bab 79: Pilihan yang Terbenam
80Bab 80: Kunci Mengetuk Gerbang Jurang
81Bab 81: Cetak Biru Menjadi Kenyataan
82Bab 82: Penembus Tirai Besi
83Bab 83: Remote Control
84Bab 84: Tikus dalam Guci
85Bab 85: Kerangka di Rumah Lama
86Bab 86: Jejak Tersembunyi di Sumur Gelap
87Bab 87: Bayang-bayang Paku Besi
88Bab 1: Jaring yang Mengencang
89Bab 89: Jarum Berkarat Menusuk Tulang
90Bab 90: Pisau di Ujung Tanduk
91Bab 91: Tanduk Kesucian
92Bab 92: Surat Penebusan di Fajar Berdarah
93Bab 93: Celah Cahaya
94Bab 94: Memutuskan Belenggu
95Bab 95: Batu Penanda Cahaya dan Bayangan
96Bab 96: Perburuan Malam
97Bab 97: Gembok Berkarat yang Mengguncang Debu
98Bab 98: Menyusup di Kegelapan Malam
99Bab 99: Pengadilan di Cermin

Comments

Please log in to leave a comment.log in

No comments yet. Be the first to share your thoughts!